sore itu udara terasa sangat dingin karena hujan terus mengguyur kota Bogor dan sekitarnya.....bis terus melaju walau jalan tol jagorawi dipadati oleh mobil-mobil mewah yang menuju puncak, karena kebetulan malam itu malam minggu, sopir yang agak sedikit ugal-ugalan itu sepertinya sedang kejar setoran hingga tidak peduli dengan penumpang yang ketakutan.
Tibalah bis kota yang aku tumpangi sampai di perempatan tol Cibinong - Citeureup, penumpang pun bertambah hingga tempat duduk pun penuh penumpang, karena banyaknya penumpang menuju kota bogor sehingga sebagian penumpang bis harus berdiri, di antara penumpang ada sepasang sejoli menggendong sebuah tas yang berisi perlengkapan nginap terlihat keduanya sedang di mabuk cinta, dari pembicaran mereka berdua yang aku dengar sepertinya sepasang kekasih itu akan menuju ke penginapan yang ada di Ciawi.
Perjalanan yang cukup lumayan jauh di tambah macetnya jalan Tol yang setiap malam minggu di padati oleh kendaraan pribadi yang akan menuju puncak sehingga perjalanan terasa semakin jauh..dan jauhhh..,di antara desakan-desakan para penumpang bis yang tidak kebagian tempat duduk itu berdiri seorang perempuan yang sebaya denganku persis di samping tempat dudukku, selama perjalanan aku diam seribu kata hanya mendengarkan celoteh dari sepasang sejoli tersebut, tanpa aku sadari perempuan yang berbuah dada ukuran 38B itu terdesak condong ke arah ku, di sinilah aku merasakan ada gesekan yang membuat otak kecil ku berpindah haluan, ku tegakkan tubuh ku dari tempat duduk, ku letakan tanganku di atas tas yang ada di pangkuanku, ku awali aksi isengku yang tidak senonoh itu, ku asongkan sikut lenganku ke arah pahanya, pertama hanya ku rasakan benjolan Hand Phone yang ada di saku celananya,
Bis kota terus melaju menuju tempat tujuan tanpa aku sadari sikut tanganku sudah berada pas di antara kedua pahanya, ku rasakan ada "Kacang Umpet" di balik resleting celananya, dari desiran nafasnya sepertinaya cewek itupun menerima keisenganku, aku menundukan kepala seperti orang ngantuk, padahal aku sedang memperhatikan isi di balik resletingnya itu, dia menggoyangkan tubuhnya ke kiri dan kanan sesekali dia mendorongkan tubuhnya ke arahku dan akupun merasakan ada yang mengganjal di balik celana dalamku, "Kalau begini siapa yang ga beres nih.." tanyaku dalam hati... ku tegakan kembali tubuhku dan ku usap sesekali mukaku karena sebentar lagi sampai pada tempat yang aku tuju saat itu dan diapun menghentikan goyangan tubuhnya.
Sampailah bis kota pada tempat tujuan penumpang mulai berdesakan turun di tataplah mukaku oleh perempuan yang baru saja membuat adik kecil ku menangis mengeluarkan air mani, ku tatap kembali wajahnya dan ku ucapkan "Terima Kasih" diapun berlalu bersama teman laki-lakinya itu.
Seandainya di suatu waktu aku di pertemukan kembali akan ku lakukan lebih dari itu karena akupun tahu dia sangat mengharapkan lebih dari itu, dan sebelum ku akhiri cerita ini aku mohon maaf kepada laki-laki yang menemaninya selama perjalanan menuju Ciawi, kerena aku telah melakukan hal yang tidak senonoh itu kepada perempuanmu, dan yang jelas aku saiki pengen ngrasak'e turuk'e tanggane.....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar